the lovely bones
Sinopsis
Namaku Salmon, seperti nama ikan, dan nama depanku Susie. Umurku empat belas saat aku dibunuh pada tanggal 6 Desember 1973.
Pertama kali kita bertemu Susie Salmon, dia sudah berada di alam baka. Minggu-minggu pertama setelah kematiannya, Susie mengamati kehidupan di Bumi terus berlanjut tanpa dirinya -- teman-teman sekolahnya bergosip tentang dirinya yang hilang, keluarnya tak henti berharap dia akan ditemukan, pembunuhnya berusaha menutupi jejaknya. Ketika bulan demi bulan berlalu tanpa petunjuk, Susie melihat pernikahan orangtuanya dikoyak oleh rasa duka akibat kehilangan dirinya, adik perempuannya menguatkan perasaan agar bisa tetap tegar, dan adik lelakinya berusaha memahami arti kata 'meninggal'.
Ketika Susie melihat alam baka, tempat ini bagaikan tempat impiannya. Segala yang diinginkan bisa langsung diperolehnya -- kecuali hal yang paling diinginkannya : Kembali ke Bumi, pulangk e pelukan orang-orang yang dicintainya.
Seiring berjalannya waktu, Susie melihat dengan kerinduan dan pemahanan yang makin bertambah bagaimana orang-orang yang dikasihinya melanjutkan hidup dengan mengarungi duka yang makin lama makin terobati.
'Renungan mendalam tentang berbagai cara bagaimana kesedihan dan kehilangan yang menyakitkan bisa ditebus dengan cinta dan penerimaan.'
The New York Times
my review :
this the most exiting book of the year after gajah mada
ceritanya mengalir dengan sudut pandang orang ketiga
dan itu bikin kita seperti nonton film dan kita cuma bisa nonton aja
however, dengan penggambaran yang seperti itu bakal bikin kita penasaran setengah mati dengan what will happens next . . .
as a moslem, di cerita ini bakal nggak cocok untuk dapat dipahami dengan realita, tapi klo emang kita tipikal orang yang membaca sambil membayangkan dan berfikir klo ini semua hanya cerita fiksi karangan saja, maka it's fine.
susie salmon di cerita ini digambarkan sebagai anak umur 14 tahun yang ada di tahun 1970-an sehingga pelacakan terhadap pembunuhannya sangat amatir.
since i watch film 13, yang ceritanya tentang cewek - cewek umur 13 tahun yang badannya udah mature dan dibilang nggak layak buat anak umur 13tahun ( but its reality at there )
so, aku nggak mau bilang klo susie disini masih anak ingusan.
Susie salmon dibunuh dengan sebelumnya di perkosa oleh tetangganya sendiri yang ternyata, setelah susie ke surga dan bertemu dengan pembimbingnya disurga, dia tahu bahwa bukan hanya dia korban satu - satunya. . .
after she died, dia cuma bisa ngeliatin orang - orang yang dia sayangin dari luar dan cuma bisa memberikan sedikit hawa-hawa merinding yang menyatakan klo dia lagi ngeliatin. . .
after she died, bonyoknya pisah karena her mom selingkuh dengan polisi yang sedang menyelidiki kasusnya
adiknya pura - pura tegar, dan cowok yang dia cintai, dimana susie sangat menyesal belum mengatakan cinta padanya malah menjadi suspect at the beginning.
live is come from the funniest way
so, akhir dari cerita ini benar - benar mengajarkan tentang arti ditinggalkan dan meninggalkan. membuat kita belajar tentang keberanian sehingga tidak ada yang membuat kita menyesal nantinya.
who know the time we will die ?
ps : novel ini akan di filmkan dengan artis susan sarandon dan rachel weist
-mb-
0 komentar:
Posting Komentar